Cat batu imitasi adalah cat khusus untuk dekorasi dinding, yang dapat menyajikan tekstur dan efek batu. Dalam proses membuat cat batu imitasi, ada dua pilihan bahan umum: pasir dalam air dan air dalam air. Artikel ini akan memperkenalkan perbedaan antara pasir-dalam-air dan air-dalam-air dan keunggulannya masing-masing, dan memberikan metode konstruksi yang sesuai.
Perbedaannya: Sand-in-Water: Sand-in-Water hanya mengandung pigmen dan pasir kuarsa, tanpa air ditambahkan. Sebelum konstruksi, perlu untuk mencampur air-dalam-mani dan jumlah air yang sesuai untuk membentuk pasta cat.
Air-in-air: Air-dalam air mengandung persentase air tertentu berdasarkan pigmen dan pasir kuarsa. Ini membuat water-in-water millbase lebih cairan dan lebih mudah diaplikasikan.
Keuntungan Sand-In-Water:
1. Daya tahan yang lebih baik: Karena tidak ada kelembaban tambahan yang ditambahkan, lapisan pasir-dalam-air akan lebih kuat dan lebih tahan lama.
2. Tekstur Kaya: Penambahan pasir kuarsa membuat lapisan pasir dalam air memiliki efek simulasi yang lebih baik, menunjukkan tekstur batu alam.
3. Mudah Mengontrol Ketebalan: Konsistensi pasir-dalam-air dapat dikontrol dengan menyesuaikan jumlah air dalam cairan campuran, dan ketebalan lapisan dapat disesuaikan sesuai kebutuhan. Keuntungan air dalam air:
1. Konstruksi yang lebih mudah: Karena air-dalam-air mengandung sejumlah air, basis cat memiliki fluiditas yang lebih baik, dan lebih mudah dibangun dan diaplikasikan secara merata.
2. Adhesi yang lebih kuat: Cat air-dalam-air memiliki adhesi yang lebih baik di dinding, dapat diperbaiki lebih baik di dinding, dan tidak mudah jatuh.
3. Resistensi cuaca yang lebih baik: Kelembaban dalam air-dalam-air membantu lapisan kering dan penyembuhan, meningkatkan ketahanan cuaca dan kemampuan anti-penuaan lapisan.
Metode Konstruksi:
Persiapan: Bersihkan dan perbaiki permukaan yang akan dicat, pastikan permukaannya rata, kering dan bebas dari kotoran. Sikat dan isi seperlunya, seperlunya.
Metode Konstruksi Sand-In-Water: Tuang sejumlah air yang sesuai ke dalam wadah. Secara bertahap tambahkan jumlah air yang sesuai ke dalam air-di-pasir dan aduk secara merata sampai bubur cat terbentuk. Oleskan nat secara merata ke dinding menggunakan sikat atau perangkat semprot, memastikan bahwa mantelnya memiliki ketebalan yang rata.
Metode Konstruksi Air-dalam-Air: Tuang sejumlah air di dalam air ke dalam wadah dan gunakan secara langsung. Gunakan sikat, rol atau peralatan penyemprotan untuk mengoleskan cat secara merata ke dinding untuk memastikan ketebalan lapisan yang seragam dan menghindari kebocoran dan pengumpulan.
Kesimpulannya: pasir-dalam-air dan air-dalam-air adalah dua pilihan material yang umum digunakan dalam produksi cat batu imitasi. Pasir dalam air memiliki daya tahan dan kinerja tekstur yang lebih baik, sementara air dalam air lebih mudah dibangun dan memiliki adhesi dan ketahanan cuaca yang lebih baik. Pilih bahan yang sesuai sesuai dengan kebutuhan individu dan lingkungan konstruksi, dan beroperasi sesuai dengan metode konstruksi yang sesuai untuk mencapai efek cat batu imitasi yang paling ideal.
Waktu posting: AUG-31-2023